17.2.14

“ Biarkan Cinta itu mengalir dan bersemi dengan sendirinya?”

 
Sebait kata yang sederhana namun begitu dalam makna yang dapat terasa. Lalu sebenarnya bagaimana cinta itu mengalir..bagaimana ia bisa bersemi dengan sendirinya??

Setetes air masih membutuhkan arus yang akan dilaluinya agar dapat mengalir dengan tenang.
Sejumput rumput yang tak berguna pun tetap butuh tanah untuk berpijak, butuh air untuk dapat berkembang, butuh matahari agar dapat tumbuh selaksanya membawa kehijauan.
Lalu gimana tadi soal Cinta yang bisa bersemi dengan sendirinya?tentu ga mungkin terjadi tanpa adanya dukungan-dukungan maupun sentuhan yang lain.


10.2.14

Bahagia yang sekejap




Kebahagian ini memang dalam bayanganku hanyalah datang dengan sekejap saja. Satu kedipan mata. Yaa ..kalo dipikir ulang sama dengan kebahagian yang dulu pernah ada. Saat kamu mengingatnya, itu hanya terlintas datang ..tersenyum dan hilang entah kemana.

Setidaknya itulah yang yang bisa dibilang bahagia, bukan senang. Karena saat kamu mengingatnya kembali kamu bisa tersenyum. Seolah kebahagian yang dulu ada itu ada dihadapanmu lagi. Berbeda dengan rasa senang saat kamu membeli gadget yang paling kamu inginkan. Paling sebulan kemudian kamu bakalan lupa rasa senengnya waktu punya gadget baru itu. 

Terima kasih ya Alloh, telah memberi seteguk.. sejenak.. sekejap..sedetik kebahagian ini untukku. Walau hanya sebentar, aku merasa bahagia untuk saat ini dan untuk esok saat aku  mengingatnya. Kau kirim Dia♥ dengan cara indah-Mu ..jalan tak terduga dan tak terbayangkan olehku sebelumnya. Dan aku mengerti Dia♥ hanya Kau pinjamkan sementara untukku agar aku selalu ingat bahwa semuanya memang akan terlepas lagi dariku. Akan pergi ..akan kembali untuk-Mu ataukah akan kau pinjamkan lagi ke makhluk lain yang lebih membutuhkan :D

Pintaku yang menjadi harapku ..Dia♥ akan tersenyum saat mengingatku. Tersenyum karena aku telah ada dalam salah satu puzzle kebahagian hidupnya.

080214’ Sore senja
saat hujan menerpa
 dua rupa 
 yang baru saja bersua :)