30.5.13

Waktu...terima kasih

Jam darimu sudah jarang ku pakai, walau kadang saat aku merindukanmu. Ak memilih memakainya. Tidak mahal, tidak bermerek tapiiii.. ah, sudahlah. Tak berhasil apapun jika memikirkannya. Mengenang adalah hal yang tepat, dan terkadang mencipta warna kembali, namun lebih terlihat semu.
Waktu, aku sangat berterima kasih padamu. Kamulah penyembuh utamaku, Dia-lah yang memberinya. Karuni waktu yang Kau berikan untukku sangat ajaib kurasakan. Terharu aku jika mengingatnya. Waktu-lah yang paling setia menemani dan menghibur diri ini. Tak luput dari mereka  yang menyemangatiku, mencipta senyum didiri ini lagi.
Pertemuan adalah awal dari perpisahan. Mereka bertemu, mencinta, berpisah dan kembali bertemu lagi dengan yang lain. Hingga saatnya mereka lelah dan mengakhirinya dengan sebuah ikatan yang halal. Layaknya sebuah konser artis yang sangat kita idolakan, mereka akan menyuguhkan pertunjukan luar biasa pada kita.

Saat kita mengelu-elukan untuk bernyanyi satu kali lagi, merek mungkin menyanggupinya. Namun saat waktunya memang telah berakhir, mereka pun harus sesegera mungkin turun untuk menyelesaikannya.
Kita senang, namun tak mungkin juga kita harus menangisinya lebih lama, karena pertunjukan telah berakhir. Berpisah..selesai.
Lanjutkan hidupmu masing-masing :)